March 24, 2025 - OLEH Admin

Zamzam

Air Zamzam merupakan salah satu anugerah Allah pada kota Makkah dan para peziarahnya. Allah SWT memberikan nikmat berupa air Zamzam kepada Nabi Ismail AS dan ibunya Hajar ketika ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam di Makkah karena memenuhi perintah Allah. Kemudian Nabi Ibrahim alaihissalam berdoa kepada Tuhannya: “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati. Wahai Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”

Lalu Allah SWT mengalirkan air segar tersebut dari bawah kedua telapak kaki anak kecil (Ismail), dan memberinya anugerah berupa keistimewaan dan keutamaan yang tidak bisa ditandingi oleh air manapun di muka bumi, sebagai bentuk pemuliaan terhadap Ibrahim, putranya, dan istrinya, dan juga generasi setelahnya yaitu umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Informasi tentang Air Zamzam di Dua Kota Suci (Al-Haramain):

  • Air Zamzam disediakan di beberapa wadah khusus untuk minum di berbagai penjuru tanah Haram Makkah dan Madinah dalam dua jenis, yaitu yang dingin dan tidak dingin.
  • Disediakan pula beberapa gelas plastik untuk minum di sebelah kanan, lalu setelah digunakan untuk minum, gelasnya diletakkan di keranjang sampah sebelah kiri.
  • Petugas pengairan secara berkala mengisi ulang wadah tersebut. Memindahkan wadah dari tempatnya dapat mengganggu mereka dalam menyelesaikan tugasnya.
  • Wadah ini disiapkan untuk minum saja. Menggunakannya untuk berwudhu atau membawanya keluar dari tanah Haram dianggap memboroskan air Zamzam, dan bisa membuat para jamaah terpeleset dan menyebabkan pencemaran.